Senin, 17 November 2014

Dari Sisi Malam

Aku berdiri di sisi malam,
Saat langit biru berubah hitam,
Tanpa bulan,bintang dan matahari.
Lalu adakah kesalahan bila aku tak bisa mengerti,
Sedang cahaya, sepancar lilin pun tiada.
Aku tak banyak mengerti isyarat dalam kegelapan.
Percumah bila kau harap aku mengerti tanpa kau berkata.
Bukan maksut pribadi ini tak peka.
Tapi apa daya,...
mata ini terbatas akan cahaya untuk melihatnya.
Adakah yang menyedihkan saat semuanya gelap...
Adakah yang menyenangkan kala cahaya tak tertemui...
Ku rasa tidak..
Semua hanya hambar..
Hidup tak berkesan,mati pun tak berangan..
Berlemas tulang,kemana angin berhembus.
Dan terus begitu sampai nanti.
Sampai cahaya menemani.
Dan dingin-dingin malam pun mendadak putis nan romantis.
Bertutur dengan kelembutan kata.
Dan terdengar mesra dengan penuh cinta.
Sempurnalah hidup ini.
Apa yang kau impikan akan tersugguhkan nyata.
Kedamaian,kasih sayang,dan pengertian.
Tak ada perbedaan untuk ditandingkan.
Melainkan disulam saling melengkapi.
Dan perut-perut yang kelaparan,
Mulai tersenyum dengan roti,nasi,dan kenikmatan di perutnya.
Manusia-manusia berhati kecil menjadi kesatria,
Dan setiap mata anak panah, didorong dan diikuti tangkainya.
Sempurna sudah hidup ini,
Sempurna sudah mimpi ini,
Yang enggan terwujud sampai detik ini.
Dan entah dengan lusa.
Mungkin jaman itu hanyalah mitos.
sebuah kisah sekelas ratu adil.
Hanya dongeng penhantar tidur.
Menutup mata untuk sesuatu yang disebut kenyataan.
Entahlah...
Yang jelas,..
Tak ada alasan berdiam diri,
Jangan menunggu tertusuk pedang untuk menyerang.
Jalani dan hadapi!!

0 komentar:

Posting Komentar

 
Free Flash TemplatesRiad In FezFree joomla templatesAgence Web MarocMusic Videos OnlineFree Website templateswww.seodesign.usFree Wordpress Themeswww.freethemes4all.comFree Blog TemplatesLast NewsFree CMS TemplatesFree CSS TemplatesSoccer Videos OnlineFree Wordpress ThemesFree CSS Templates Dreamweaver